Jangan Mau Dinikahi Secara Siri!

Posted on March 31, 2009. Filed under: artikel, info wanita | Tags: , , |

Wanita diimbau untuk menghindari pernikahan siri karena tidak memiliki kekuatan hukum. Apabila terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan suami, maka istri akan sulit memperoleh perlindungan hukum.

“Kasus kekerasan dalam rumah tangga hanya dapat diproses secara hukum jika terjadi pada pasangan suami-istri yang telah mencatatkan pernikahannya pada kantor pencatatan sipil sehingga dinyatakan sah,” ujar Konselor Hukum Lembaga Swadaya Masyarakat Rifka Annisa Catur Udi Handayani saat berada di Pengasih, Kulon Progo, Kamis (19/3) kemarin.

Menurut Udi, banyak wanita korban kekerasan berbasis jender yang telah menikah siri, tetapi tidak dapat menuntut suami karena pernikahan mereka tidak diakui negara. Para wanita ini ada yang diceraikan suaminya dan terpaksa hidup sendiri. Suami mereka juga tidak memberi nafkah karena tidak ada kewajiban untuk itu.

Kasus itu menimpa Sinta (bukan nama sebenarnya), warga asal Jakarta yang dinikahi Anto (bukan nama sebenarnya), warga Desa Kedungsari, Pengasih, secara siri enam tahun lalu. Sinta yang berusia 25 tahun itu kini telantar akibat tidak lagi diakui oleh suami dan keluarganya. Ia juga enggan kembali ke Jakarta karena dianggap telah membuat malu keluarga dengan menikah siri.

Tidak hanya mengusirnya, Anto juga merebut anak sulung mereka yang telah berusia lima tahun dan membiarkan Sinta tanpa memberi nafkah apa-apa. Sinta ternyata juga pernah mengalami percobaan pemerkosaan oleh mertuanya sendiri sehingga wanita yang kini tengah hamil anak kedua itu mengalami depresi.

“Suami saya memarahi, mengatai, dan mengusir saya. Dia tidak pernah memukul saya,” kata Sinta saat didampingi Catur.

Sejak Rabu lalu, Sinta tinggal sementara di rumah Bidan Suwarti di Dusun Klegen, Desa Sendangsari, Pengasih. Selanjutnya, Sinta akan dibawa ke rumah aman di Panti Sosial Karya Wanita DIY dan diberi dampingan psikologis oleh staf Rifka Annisa.

Dilanjutkan Catur, pihaknya sulit mengadvokasi Sinta karena, selain pernikahannya tidak pernah tercatat, korban juga tidak mengalami penyiksaan fisik. “Sulit mencari delik hukum yang bisa kami gunakan untuk menjerat suami Sinta,” katanya.

Ia melanjutkan, kasus semacam ini sesungguhnya banyak dialami perempuan-perempuan DIY. Selama tahun 2009, Rifka Annisa sudah menerima sekitar 80-an pengaduan tindakan kekerasan. Sementara itu, di tahun 2008, jumlah aduan tersebut mencapai 308 buah. Khusus untuk pernikahan siri, umumnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Di Kulon Progo, disampaikan Kepala Subbidang Pemberdayaan Perempuan Siti Muqodimah, jumlah wanita yang menikah siri juga banyak. Namun, jarang dari mereka yang berani melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialami dengan alasan malu.

Desa Sendangsari, Pengasih, merupakan salah satu wilayah yang memiliki kasus kekerasan dalam rumah tangga terbanyak. Menurut Camat Pengasih Hermintarti, jumlah laporan yang ia terima pada tahun 2008 mencapai 82 kasus. Untuk itu, ia bersama jajaran staf pemerintah kecamatan sedang mengecek kasus itu berdasarkan nama-nama korban. Ia tidak menampik kemungkinan wanita yang menjadi korban kekerasan umumnya menikah secara siri.

sumber : kompas.com

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

One Response to “Jangan Mau Dinikahi Secara Siri!”

RSS Feed for Artikel Bisnis | Kesehatan | Teknologi Comments RSS Feed

Anda menyarankan ndak nikah siri.
Taukah Anda seperti hebatnya dorongan sex?
Taukah Anda biaya nikah tercatat?
Taukah Anda repotnya administrasi negara?
Taukah Anda?!?
Belum soal agama nih!


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: