Pilih Makanan yang Perpanjang Angka Harapan Hidup

Posted on March 25, 2009. Filed under: artikel, gaya hidup, kesehatan | Tags: , , , |

Setiap orang tentunya ingin sehat dan hidup lebih lama. Caranya tidak terlalu susah. Anda bisa memulainya dengan memilih makanan yang tepat. Beberapa studi telah menunjukkan, tips sederhana berikut bisa menambah angka harapan hidup Anda.

Ikuti tips berikut dan nikmati hidup berkualitas lebih lama:

1. Konsumsi omega-3 sesuai dosis setiap hari

Omega-3 merupakan lemak anti penuaan. Kenapa? Mengkonsumsi dalam jumlah yang cukup akan membantu menurunkan kadar kolesterol, menjaga sel-sel agar tetap berfungsi dengan benar, mencegah peradangan, sehingga akan mengurangi risiko kanker, stroke, serta serangan jantung.

Anda bisa mendapatkan omega-3 dari biji rami, kenari serta beberapa sayuran hijau. Tetapi, makanan laut merupakan sumber yang kaya omega-3. Sebuah studi yang dipublikasikan di journal of nutrition menemukan, DHA sebagai salah satu jenis omega-3 yang ditemukan pada ikan berlemak yang hidup di air dingin, menjaga otak orangtua agar tetap sehat.

Selain dari sumber di atas, Anda juga bisa mendapatkan asupan omega-3 dengan mengkonsumsi 3 ons salmon atau jenis ikan berlemak lainnya per minggu, serta mengkonsumsi biji rami, kenari, minyak kedelai, bayam atau kol sesuai dengan takaran harian.

2. Makanlah antioksidan setiap 4 jam

Nutrisi ini bisa memperlambat proses penuaan dengan cara melindungi sel-sel tubuh dari bahaya radikal bebas. Tetapi, beberapa jenis antioksidan seperti vitamin C larut dalam air. Artinya, antioksidan ini hanya akan tinggal di dalam tubuh selama 4-6 jam, jadi Anda harus mengisi ulang kembali secara teratur.

Anda bisa menemukan substansi pembasmi penyakit ini dalam buah dan sayuran yang berwarna cerah. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkannya dengan mengkonsumsi buah dan sayuran setiap waktu makan. Sebaiknya dengan mengkonsumsi 3 warna berbeda setiap hari.

3. Lipatkan konsumsi serat Anda

Serat bisa melindungi tubuh dari serangan kanker dan menjaga kadar gula darah tetap normal. Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition, setiap penambahan 10 g serat setiap hari efektif mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung koroner hingga 17%. Anda disarankan untuk mengkonsumsi serat sebanyak 25-35 gram per hari.

Cobalah menambah serat dengan cara berikut: mengkonsumsi kacang-kacangan yang sudah dimasak (8 gram per 1/2 cangkir), kacang panjang/buncis yang telah dimasak (6 gram per 1/2 cangkir), jelai (16 gram per 1/2 cangkir), apel (4 gram dalam satu apel ukuran sedang), serta raspberry (8 gram per cangkir).

4. Berhenti makan kalau sudah 80% kenyang

Menurut para peneliti, mempraktekkan cara makan seperti ini dipadukan dengan diet rendah kalori merupakan rahasia panjang umur. Selain itu, makan perlahan-lahan secara otomatis membantu mengontrol kalori.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan, perempuan yang makan secara perlahan merasa lebih kenyang dan mengkonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan mereka yang makan dengan cepat.

Anda bisa memulai dengan cara ini: berhentilah saat mulai kenyang, serta ikuti hukum zipper: jika Anda harus melepaskan salah satu kancing baju atau celana Anda, artinya Anda makan terlalu banyak.

5. Dapatkan 25% kalori dari lemak sehat

Lemak asam monounsaturated bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu, studi-studi menunjukkan, asupan lemak sehat yang lebih tinggi akan meningkatkan angka harapan hidup.
Untuk diet 1600 kalori, jumlah lemak sehat sekitar 44 gram per hari.

Cobalah dengan mengkonsumsi ini: lemak sehat dari 1/4 cangkir buah kenari hijau (7 gram), 1/4 cangkir almond (11 gram), 1 sendok makan minyak olive (10 gram), atau 1/4 cangkir alpukat (3.5 gram).

6. Tambahkan protein setiap makan atau mengkonsumsi Snack

Protein mempunyai kandungan penting untuk melakukan perbaikan sel tubuh setiap harinya. Dan mendapatkan asupan yang cukup sangat penting, khususnya jika usia bertambah tua. Pertambahan usia akan meningkatkan frekuensi kerusakan sel. Cobalah mendapatkan protein dari daging tanpa lemak sekitar 30% dari kalori harian Anda (atau sekitar 120 gram jika Anda menjalankan diet 1600 kalori)

Anda juga bisa mendapatkan protein dari sumber berikut: Daging putih ayam tanpa kulit (sekitar 21 gram per 3 ons), susu bebas lemak (8 gram per cangkir), putih telur (7 gram dari 2 telur), dan kedelai (sekitar 8 gram per 1/2 cangkir).

sumber : mediaindonesia.com

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: